Sabtu, 25 Mei 2013

Rindu Purnama

Rindu yang masih dini
Senyap untuk diceritakan
Sebab, hujan masih melekat pada jendela
         ruang belajar kita
Yang belum sempat
Menyaksikan pucuk ranting
         mengantuk, juga
tak dapat ia saksikan pohon kaktus
         melahirkan duri

Kemudian hujan reda
Tanpa pamit
Barangkali ia malu dengan angin
         yang ia sapa
Ketika bangau bertedug dan katak tanah
- hanya bernyanyi

Akhirnya hujan membawa rindu singkat
Si pucuk ranting yang kesepian
Begitu pula asmara katak tanah kepada bangau
pun rinduku yang masih sunyi

datanglah kembali
pada purnama ke sembilan
agar bundar, sempurna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar