Senin, 06 Mei 2013

19 Mei 1990


Masihkah angka menerjemahkan jarak waktu?
Yang kau simpan rapat di tumpukan rak hitam
            Berbau kertas debu
Seperti apa penanggalan ruparupa
Menjadi jejampi perempuan lajang
Sewaktu manja mengelus malam

Kemudian sarkasme menyatu
Menjadikanmu sendiri
Serupa subuh ditinggal bulan
Atau pada meja kerja tanpa kopi
                                             Teh hijau

Kembali aku mengenang jarak waktu
Menelan rindu
Menyajikan santapan bulanmu
Bahkan kue lilin telah siap
Kemarilah,
Akan kuperkenalkan pada rasa
            kurekatkan dirimu dengan jiwa
Dimana ruh ku selalu menyusun seyummu
                    bermain bersama kisah pandora

Sekalai lagi kukatakan pada waktu senada
Mendengar nafas bertalu kencang
Bersama sayup siaran radio
Kala petang usai
Masihkan kau membunuh rindu?
Ketika kepala menjadi dua
Begitu dengan hatiku
                        rasamu
Selalu menjawab
: karena waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar