Lusa
kita akan bertemu dengan nada selendro
Di
sini, di bawah pohon kamboja
Kau
akan melihat lebih meriah, rupa lelakut
Yang
mengglayut diantara ranting tua
tanpa daun
Kemudian
kau mendengar cerita dari mereka
Ketika
malam sudah nyenyak
Dengar
lebih dalam
Siapa
jiwajiwa yang mengusap duka
Saat
ini, sawah tak menjadi aman
untuk peninggalannya
Hanya
tersisa kenangan dari kamboja
Yang
menyediakan ruang
Dengan
santun
Kau
dengar, mereka tak tahan
Melihat
sepasang kekasih bergulat rindu
di
bawah pohon itu
Kau
dengar, lelakut tertawa
bersamasama
Membantah
romantisme
Yang
kian memudar
Purnama
kesekian,
Lelakut
masih setia
Menanam
bisu
Diantara
ranting yang kian menua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar