Untuk kesekian kali
Aku selalu mengenang
Kekupu bertengger di kaca itu
Mengepakan sejuta cerita
Antara bangku dan pengemudi
Bahkan sejuk masih ku rasa
Seperti lagu dari tape
Memutar senandung cinta
Tangan kedua - sangat senyap
Sayupsayup bercerita tentang kelahiran
Pada saat aku menyentuhnya
Sejuk masih terasa
Ketika bulan meletakan bayangmu
Atau suara melankolis : menggema
Kau tetap utuh
Persis saat kau mengeja rumus
Membaca lantang reamur
Satu dua tiga
Tangan suara
Seperti sejuta bulan
Yang tak habisnya kau ternakan
Pada lapang dinding rumah langitku
Hanya suarasuara berbabu
Bahkan goresannya samar
Bergelut hawa diam
Aku mengenang mu di bait kedua
Saat tangan kedua
Memanggil ku untuk menyebutmu
Agatha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar