Selalu
aku menerka
Disebelah
mana
Kau
sembunyikan dongeng burung elang
Cerita
ayam hitam dan kucing belang
Mungkin
juga sudah hilang
Malang
Selalu
aku menerka
Diruang
mana
Dia
menyiram mesra pohon salam
Kemudian
menyandur nalam
Memetik
buah malam
Gulam
Selalu
aku menerka
Disudut
mana
Aku
menukik penat hati
Merembes
pelan – pelan di pori kapur jati
Hingga
selasar terjuntai pati
Mati
Ganggang
Tak
bertembok
Tidak
bertuan juga
Hanya
perayaan bocahbocah
Yang
sibuk meniduri kesedihan
Bahkan
sampai lupa dongengnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar