Terlampau jauh
Kuingat kisah itu
Pada lumut telapak gang
Menyempit
Sedan sedu menyapa serampang
Mengulurkan kasih cinta yang terlalu jauh
Ini bangunan bersejarah : katamu
Tempat Raja Badung mengehela napas
Seperti pawang hujan menyematkan mantra
Dengan daun base dan cabe merah
Yang tak pernah tuntas
Kau selalu menutup batas tembok
Dengan dongeng leluhurmu
Menyatu bersama hujan
Gerimis bulan mei
Dingin rebah
Aku terhanyut
Bila cinta cerita cita
Hanya habis disini
Berukir gerbang
Tanpa aku pernah mengintipnya
Aku selalu membayangkan
Bermimpi menduduki singgasana
Mengenakan pakaian prada
Rambut digelung agung
Corak kuning langsat hiasannya
Semburat itu hanya angan
Yang memutih tanpa nyata
Kau hanya mimpi
Bahkan aku seorang papa
Tak dapat jadi putri
Oh.. Putra Denpasar,
Kenanglah aku
Walau kita sudah berjarak
Salamku
Dari Utara Bali
Untukmu
Di Puri Ukiran
231212
Tidak ada komentar:
Posting Komentar