Rabu, 17 Desember 2014

bagaimana cara Tuhan bekerja untuk kita?

ini semua hadiah Tuhan. bukan atas usahaku, melainkan usahaNya memberiku hadiah. Tuhan yang aku kenal tidak begitu dekat dengan susah payah, peluh keringat, meyakiniku bahwa Ia sayang dan peduli. hadiah ini mungkin tanda kasih Tuhan, atas ketidakmampuanku menghafal mantram sesuatu berdoa. hah, Tuhan yang kini aku kenal begitu adil, bijak, dan selalu ada saat yang tepat (saat saya keserempet deadline). Mungkin Tuhanku, Tuhanmu, sedang berdiskusi bagaimana mereka memberimu kejutan di luar batas usaha. Yah, mencintai Tuhan tidak perlu berlebih. cukup kasih tulus yang paling jujur.

selamat Tuhan, saya telah kembali, ke jalan yang Kau sebut kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar