Selasa, 01 Januari 2013

TUNGKU

Tungku 2

Bibir dapur memucat
Asap api silih berganti mengepul meliuk
Dengan bebas dia menari, berkumpul dan sesak
Perut saya sudah berbunyi
Tapi waktu belum cukup
Ikan teri yang ku tenggelamkan di minyak
Ah… ia meraung padaku
Aku tidak peduli
Cepatlah cacing ku sudah berdendang
Ikan teri, masih enggan menolong ku
Cepat – cepat usus ku melilit
Ikan teri belum juga matang
Cepatlah!
Cepat!
Nyalakan api nya








Tidak ada komentar:

Posting Komentar